Mengenal Psikologi Manusia Secara Individu

Mengenal Psikologi Manusia Secara Individu



Alfred Adler dikenal dunia sebagai bapak psikologi individu, beliau lahir di Wina, Austria pada tahun 1870 dan meninggal di Aberdeen, Skotlandia tahun 1937. Ia menerima diploma mengenai ilmu ketabiban dari Universitas Wina pada tahun 1895. Pertama sekali ia membuka praktek sebagai spesialis mata dan kemudian ia mengabdikan diri sebagai dokter jiwa . Pandangannya yang terkenal di dunia adalah konsep dasar kejiwaan secara individu saat ia bergabung dalam perkumpulan Vienna Psyco Analytic.
Adler menganggap bahwa tingkah laku manusia yang terutama dipengaruhi orang - orang yang di sekitarnya, manusia selalu mencari hubungannya dengan orang lain, bekerja sama dalam kegiatan masyarakat dan menempatkaan kesejahteraan sosial di atas kepentingan pribadi.
Bagi Adler, perasaan sosial adalah yang mendapat tekanan dalam menentukan tingkah laku dan kepribadian seseorang. Konsep kedua yang terkenal dari Adler adalah tentang daya cipta sendiri sebagai imbalan dari perasaan rendah diri sekalipun hal ini tidak akan tercapai secara tiba - tiba atau spontan, melainkan hanya karena ketika individu itu telah berhasil mengatasi tantangan - tantangan dari kenyataan hidup yang sesungguhnya. Dengan masuknya daya cipta sebagai salah satu prinsip psikologi individu, dapatlah dinyatakan bahwa manusia mwmbentuk sendiri kepribadiannnya, ia mengolah bakat dan pengalamannya supaya menjadi sesuatu yang dicita - citakannya. 

Setiap orang punya gaya masing - masing, namun tidak pernah dua orang mempunyai gaya yang sama. Setiap orang juga mempunyai tujuan yang sama yaitu ingin selalu berada di atas atau istilah lain menjadi superior, namun berbeda cara perjuangan untuk mnggapai tujuannya. Ada orang ingin menjadi superior dengan cara menambahkan atau memperluas pengetahuannya secara terus menerus, sementara yang lain berjuang untuk menjadi superior dengan cara melatih otot - ototnya dengan sungguh - sungguh dan konsisten. Para intelektual mempunyai gaya hidup yang bersifat literasi, rajin membaca dan menulis yang cenderung terikat pada satu tempat serta lebih suka hidup seorang diri dari pada berkelompok. Sang intelektual sering mengurangi refreshing atau rekreasinya serta mengurangi waktunya bersama keluarga dan sahabatnya. Segala tingkah laku manusia berasal dari gaya hidup manusia yang terbentuk dari sejak kecil. Tujuan terakhir manusia untuk mencapai cita - citanya akan memberikan kesatuan bentuk kepribadian manusia adalah untuk menjadi orang yang berkuasa.
LUTHER ISAIAH HUTABARAT I am an religion expert who once worked at Kristen Punya

Belum ada Komentar untuk "Mengenal Psikologi Manusia Secara Individu"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel